Minggu, 24 Maret 2019

Perempuan Dalam Kacamata Peradaban.

PEREMPUAN DALAM KACAMATA PERADABAN
Oleh : Noer Al-Rasyid





Assalamualaikum sahabat Tinta Peradaban, Alhamdulillah kali ini tinta peradaban akan mengulas tentang isu hangat dan sangat menarik yaitu Perempuan Dalam Kacamata Peradaban.

Perempuan merupakan sosok yang sangat tak bisa luput dari pergolakan kemajuan dan kemunduran perdaban. Salah satu kata pepatah yang sangat sering kita dengar adalah :
“Baik Buruk Masa Depan Peradaban Suatu Negri Dilihat Dari Perempuannya”
Kenapa bisa seperti itu??  Yap salah satu penyebab utama karena perempuan adalah pendidik utama para generasi-generasi yang akan melanjutkan perjalan suatu negri itu. Oleh sebab itu pentingnya kita baik laki-laki maupun perempuan juga harus memahami pentingnya peran perempuan dalam keberjalan nya perdaban.

Kisah-Kisah Para Perempuan Pada Masanya

1.    Khadijah binti Khuwailid
Siapa yang tidak kenal dengan perempuan yang satu ini, beliau adalah sosok yang dalam hidupnya sangat penuh dengan tinta emas. Khadijah adalah sosok saudagar kaya raya dan juga cantik, cerdas dan mempunyai budi pekerti yang baik. Sejak beliau masuk ke dalam islam maka sepenuhnya apapun yang ada hanya untuk di gunakan semata-mata dijalan Allah. Khodijah merupakan sosok yang sangat istimewa bagi Rosulullah SAW. Beliau selalu menopang kebutuhan Rosulullah SAW pada saat tahanut(berdiam diri di goa), menjadi sosok ibu dan guru bagi anak-anak nya, orang yang pertama percaya kepada Rosulullah SAW. Hingga pada saat beliau meninggal menjadi hari kesedihan bagi Rosulullah karena begitu sayangnya Rosulullah kepada khodijah atas semua pengorbanan yang telah beliau lakukan. Sehingga nama nya selalu disanjung Rosulullah dan mendapat salam dari Allah dan jibril :
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
أَتَى جِبْرِيلُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذِهِ خَدِيجَةُ قَدْ أَتَتْكَ مَعَهَا إِنَاءٌ فِيهِ إِدَامٌ أَوْ طَعَامٌ أَوْ شَرَابٌ فَإِذَا هِيَ أَتَتْكَ فَاقْرَأْ عَلَيْهَا السَّلَامَ مِنْ رَبِّهَا عَزَّ وَجَلَّ وَمِنِّي وَبَشِّرْهَا بِبَيْتٍ فِي الْجَنَّةِ مِنْ قَصَبٍ لَا صَخَبَ فِيهِ وَلَا نَصَبَ
Pada suatu ketika Jibril pernah datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil berkata, ‘Wahai Rasulullah, ini dia Khadijah. Ia datang kepada engkau dengan membawa wadah berisi lauk pauk, atau makanan atau minuman.’ ‘Apabila ia datang kepada engkau, maka sampaikanlah salam dari Allah dan dariku kepadanya. Selain itu, beritahukan pula kepadanya bahwa rumahnya di surga terbuat dari emas dan perak, yang di sana tidak ada kebisingan dan kepayahan di dalamnya.’” (HR. Bukhari, no. 3820 dan Muslim, no. 2432)


2.    Fatimah al-Fihri
Sosok kedua ini pun tak kalah berjasa bagi kemajuan peradaban akibat dari karya yang telah beliau berikan. Fatimah al-Fihri merupakan perempuan yang mencetuskan hadirnya universitas pertama di dunia. Universitas al-Qarawiyin adalah hasil catatan karya yang beliau sumbang kan dalam dunia pendidikan. Dalam sejarah perjalanan Universitas al-Qawariyin telah menghasilkan nama-nama yang sangat luar biasa dengan keilmuannya salah satu diantaranya adalah Ibnu Khaldun.

Dari kisah mereka kita dapat mengambil banyak sekali pelajaran. Dimulai perjuangan yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh Khadijah dan juga berkat ide Fatimah al-Fihri dunia pendidikan mengalami kemajuan yg signifikan. Sehingga dari pemamparan diatas memang sosok perempuan tak bisa di pandang sebelah mata dalam kacamata pembangunan peradaban. Dan bagaimana potret kehidupan pada era ini, banyak sekali kemunduran moral dan tindakan menyimpang telah terjadi pada masyarakat. Oleh karena itu perlu nya kita memfokuskan diri utk sedikit melihat sumber permasalahan itu ada pada sosok perempuan nya.

Kesalahan – Kesalahan yang Terjadi pada Perempuan
1.    Faham ideology kesetaraan (feminism)
Faham ini mulai banyak di dengung-dengungkan dan bahkan semakin banyak para perempuan yang sepakat. Ideology feminisme adalah pemahaman tentang kesetaraan gender baik laki-laki dan perempuan. Akibat kecil bagi para perempuan yang sepakat dengan ideology feminism yaitu rusak nya rumah tangga karena perempuan tidak lagi menjadi makmum namun sama derajatnya dengan suami dan masih banyak lagi. Dan akibat terbesarnya adalah rusaknya para generasi penerus peradaban dengan adanya ideology tersebut.
2.    Perempuan adalah tulang rusuk

  
Artinya :
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[1] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[2], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
( QS An-Nissa : 1)

Jarang sekali perempuan yang paham bahwa dirinya adalah tulang rusuk dari pasangan nya sehingga rasa saling melengkapi dan menjaga masih sangat rendah.

3.    Tidak faham pendidikan anak (Tarbiyatul Aulad)
Sosok perempuan adalah sekolah pertama bagi semua anak jika dalam pendidikan awal seorang ibu tidak membekali nya dengan ilmu yang cukup maka akan terjadi banyak sekali penyimpangan yang terjadi pada anak. Layaknya bangunan yang tinggi jika pondasi nya tak kuat maka akan roboh bangunan itu begitupun dengan seorang anak jika tak di bekali ilmu yang cukup.
 
Maka jadilah perempuan peradaban yang mampu menopang keberlangsungan peradaban dengan gagasann dan karya. Perempuan memanglah sosok yang lemah namun di kelemahan itu ada kelebihan yang Allah turun kan kepada perempuan. Masihkah kita ingat sosok pahlawan pembebas Palestina yang luar biasa yaitu Salahudin Al-ayubi. Beliau lahir dari sosok perempuan sederhana bukan kalangan bangsawan maupun orang yang banyak harta. Namun dia adalah perempuan yang memliki cita-cita yang tinggi yaitu bagaimana bisa bertemu dengan sosok laki-laki yang bisa mendidik anak nya sebagai pembebas palestina dan mempersiapkan dirinya dengan bekal ilmu yang memadahi. Maka tidak salah jika generasi yang dihasilkan menjadi sosok pembebas palestina karena memang seperti itulah Salahudin di didik oleh ibunya.
Jika ingin melihat apa yang akan terjadi pada generasi muda di masa yang akan datang, maka lihatlah bagaimana keadaan perempuan-perempuan saat ini, karena kebesaran pemuda di masa yang akan datang, adalah sebuah hasil dari proses berfikirnya perempuan-perempuan saat ini (Zaid Al-Husna)

Footnote :
[1] Maksud dari padanya menurut jumhur mufassirin ialah dari bagian tubuh (tulang rusuk) Adam a.s. berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim. di samping itu ada pula yang menafsirkan dari padanya ialah dari unsur yang serupa Yakni tanah yang dari padanya Adam a.s. diciptakan.
[2] Menurut kebiasaan orang Arab, apabila mereka menanyakan sesuatu atau memintanya kepada orang lain mereka mengucapkan nama Allah seperti :As aluka billah artinya saya bertanya atau meminta kepadamu dengan nama Allah.

           


Rabu, 20 Maret 2019

Kenapa Kita Harus Shalat ?



Kenapa Kita Harus Shalat ?
Oleh : Zaid Al-husna

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Apa kabar sahabat Tinta Peradaban (TiBan) ?
Semoga kita semua selalu dalam perlindungan Allah swt, dan selalu berada di jalannya dengan mengikuti sunah-sunah Rasulullah saw, yang telah diajarkan-nya kepada kita semua.
Kali ini TiBan ingin membahas mengenai Shalat , mungkin diantara kita sudah banyak yang paham mengenai urgensi Shalat (dalam hal ini adalah shalat wajib) , kenapa harus shalat dan lain sebagainya. Namun ada juga diantara kita yang mungkin belum menyadari mengenai urgensi shalat, dan masih tak jarang meninggalkan nya. Oleh karena itu, di sini tim TiBan ingin membahas “Kenapa Kita Harus Sholat ?”.
Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua, aamiin.

Pengertian SHALAT

Sebagimana yang telah kita pahami bersama, shalat adalah sebuah tindakan atau perbuatan Ibadah yang dilakukan secara berulang-ulang setiap hari sesuai dengan waktu yang telah ditentukannya, adapun bentuk kegiatannya, diawali dari Takbir, ruku’, sujud, hingga Salam. Dalam 1 hari ada 5 kali waktu shalat wajib, yaitu Maghrib, Isya, Subuh, Zuhur dan Ashar.

Adapun dalam bahasa shalat diartikan sebagai sarana komunikasi antara seorang hamba dengan Rabbnya. Nabi Muhammada saw bersabda :


Artinya :
Sesungguhnya apabila salah seorang menunaikan shalat, maka dia bermunajat (berbisik) kepada Rabbnya.[1]

Jika shalat diartikan sebagai sarana komunikasi antara hamba dan Rabbnya, yang mana dengan komunikasi itu kita akan menjadi lebih dekat kepada Allah swt, dengan menjalankan komunikasi selama 5 kali dalam 1 hari, tentunya hubungan kita kepada Allah swt akan lebih dekat. Dan kedekatakan kita kepada Allah swt adalah hal yang selalu kita inginkan.

Perintah Shalat dan Hukum Shalat 5 waktu

Mungkin diantara kita masih ada yang belum menyadari tentang perintah shalat dan hukum shalat lima waktu, sehingga shalat dan juga shalat 5 waktu tidak manjadi pokok ibadah, melainkan hanya sebatas ibadah biasa, yang dinilai bila tidak dilakukan tidak apa-apa dan tidak mendapat dosa.
Namun, apakah benar demikian ?
Coba kita lihat beberapa ayat di bawah ini, yang insyaallah membantu kita untuk memahami dan meyakini tentang perintah shalat dan kewajiban shalat 5 waktu.

Allah swt berfirman :



Artinya :
Maka laksanakanlah shalat itu (sebagaimana biasa) Sungguh, shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman” (Qs. An-nisa : 103)

Dengan ayat di atas Ibnu ‘Abbas berkata "yaitu difardhukan", Dia juga berkata: " Sesungguhnya shalat memiliki waku seperti waktu  haji." . Dengan makna bahwa shalat telah ditentukan waktunya, dan bukan sembarangan apalagi serampangan dalam melaksanakan shalat.

Allah swt berfirman :
  


Artinya :
Peliharalah semua shalat dan shalat wustha. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” (Qs. Al-Baqarah : 238)

Allah Ta'ala telah memerintahkan kepada kita semua untuk memelihara semua shalat pada waktunya masing-masing, memelihara ketentuannya dan kita  mengerjakannya tepat pada waktunya. Sebagaimana yang telah ditegaskan dalam kitab Shahihain, dari Ibnu Mas'ud, ia menceritakan :

“ Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw, tentang manakah amal yang paling utama, lalu beliau bersabda, “shalat tepat pada waktunya”.[2]

Shalat juga merupakan rukun iman yang kedua sebagai dasar kedua dari dasar-dasar Islam sebagai landasan orang-orang yang beriman. Seperti yang diceritakan Rasulullah dalam sabdanya :


Artinya :
“Islam dibangun di atas lima dasar, yaitu bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah selain Allah bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji di Baitullah, dan berpuasa di bulan Ramadhan[3].

Dan yang sudah kita tunggu adalah mengenai kewajiban menjalankan shalat lima waktu.
Rasulullah saw bersabd, yang artinya :

“Lima shalat yang diwajibkan oleh Allah atas para hamba-Nya, barang siapa melakukannya tanpa meyia-nyiakan sedikitpun dan meemehkan hak shalat-shalat tersebut, maka baginya janji Allah untuk dimasukkan ke dalam surga. Dan barang siapa tidak melakukannya, maka tidak ada baginya janji Allah . Jika Allah berkehendak, maka Allah mengampuninya”.[4]


Maksud daripada lima shalat yang disebut di atas adalah shalat isya’, zuhur, maghrib, subuh dan ashar. Dengan ayat diatas sudah nampak jelas bahwa hukum shalat 5 waktu adalah wajib.


Maka orang yang meninggalkan shalat dihukum mati secara syar’i, sedangkan yang menggampangkan shalat dihukumi fasik secara pasti[5].

Hikmah Shalat

Selain daripada sarana komunikasi kepada Allah swt agar kita selalu dekat kepada-Nya, rupanya shalat juga memiliki peranan lain dalam kehipuan seorang muslim. Membersihkan dan menyucikan jiwa daripada dosa-dosa yang ada, dan juga membersihkan jiwa dari perbuatan-perbuata kejin dan fikiran-fikiran kotor manusia, dengan shalat muslim juga bisa memanagemen waktunya, karena shalat juga mengajarkan manusia untuk bisa tepat waktu. Hal yang tak kalah penting ketika muslim melaksanakan shalat secara benar, baik rukun, syarat, maupun tata carannya dan juga khusyu’, adalah shalat mampu mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan mungkat. Allah swt berfirman :


  
Artinya :
Dan laksanakan shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar”. (QS. Al-Ankabut : 45)


Keutamaan Shalat

Untuk menguraikan keutamaan-keutamaan shalat, cukup dengan membaca arti hadist-hadist di bawah ini :

Hadist 1 :
“Pangkal urusan ialah islam, tiangnya adalah shalat, sedangkan puncaknya adalah jihad di jalan Allah”[6]

Hadist 2:
“Aku diperintah untuk memerangi orang-orang sehingga mereka bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Utusan Allah, melaksanakan shalat, dan menunaikan zakat. Apabila mereka telah melakukan semua itu, maka mereka telah memelihara daripada darah serta harga bena mereka, melainkan dengan hak Islam, sedang perhitungan amal mereka adalah terserah Allah”.[7]

Hadist 3 :
Sabda Nabi Muhammad saw ketika ditanya tentang manakah amal yang paling utama, lalu beliau bersabda, “shalat tepat pada waktunya”.[2]

Hadist 4 :
“Perumpamaan shalat lima waktu bagaikan sungai air tawar dan melimpah di pintu rumah salah seorang di antara kalian. Ia menceburkan diri ke dalamnya setiap hari lima kali. Lantas apakah kalian melihat masih ada kotoran darinya yang masih tersisa?”.
Para sahabat menjawab, “Tidak ada sama sekali.” Beliau bersabda lagi, “sungguh, shalat lima waktu dapat menghilangkan dosa-dosa sebagaimana air menghilangkan kotoran.”[8]

Hadist 5:
“Tidak ada seorang muslim pun yang datang waktu shalat wajib, lalu ia melakukan wudhu, khusyuk, dan rukuk dengan baik kecuali menjadi pelebur terhadap dosa-dosa sebelum shalat selama tidak dilakukan dosa besar di tahun tersebut sepenuhnya”.[9]



Kesimpulan

Telah banyak Ayat-ayat dan juga hadist-hadist yang telah dipaparkan di atas, shalat adalah suatu perangkat dalam Islam yang tidak bisa ditinggalkan. Menjadi rukun Iman yang kedua, menjadikan shalat sebagai salah satu langkah yang harus dilakukan untuk bisa melangkah ke rukun selanjutnya, yang akhirnya nanti bisa mengantarkan para pelakunya untuk bisa dekat dengan Allah, dengan penghambaan yang sempurna, dan juga Jannah (surga), yang tentunya didambakan oleh hambanya, baik yang sudah baik amalnya maupun yang terus mencoba untuk memperbaiki amalnya.

Rasulullah saw bersabda, yang artinya :
Batas antara seorang syirik dan kekufuran adalah meninggalkan shalat”.[10]

Dengan hadist di atas, cukuplah menjadi tamparan keras kepada kita semua mengenai Shalat, dikatakan di atas bahwa batas antara syirik dan kekufuran adalah meninggalkan shalat, yang berarti bahwa, ketika manusia yang telah mengaku beriman, tetapi dalam shalatnya (shalat wajib) masih ada yang ketinggalan, atau tidak dikerjakan, maka manusia tersebut telah berbuat syirik dan kufur, astagfirullah, sungguh tak ada yang ingin mati dalam keadaan syirik dan berbuat kufur.

Oleh karena itu, semoga kita semua setelah memahami mengenai perintah shalat dan perintah shalat 5 waktu, hikmah, dan keutamaannya, serta ancaman bagi yang meninggalkannya, yaitu berbuat syirik dan kufur, kita bisa memperbaiki shalat kita, baik cara maupun syarat-syarat yang harus terpenuhi, dan juga terus membiasakan diri untuk tepat waktu, apalagi sampai meninggalkan shalat. Astagfirullah, semoga kita semua selalu mendapat ampunan dan dilindungi dari perbuatan-perbuatan fasik kita semua. Aamiin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Keterangan :
[1] HR. AL-Bukhari, Kitab; Mawaqitus Shalat
[2] HR. Imam Muslim, 284; Kitab Al-Masajid
[3] HR. Al-Bukhari, 9; Kitab; Al-iman
[4] HR. Imam Ahmad, 315, 319; Abu Dawud, 1420; dan An-Nasai, 230
[5] Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairy; Kitab Minhajul Muslim
[6] HR. At-tirmidzi, 616
[7] HR. Al-Bukhari 13,
[8] HR. Imam Muslim, 284; Kitab Al-masajid
[9] HR. Imam Muslim, 7; Kitab Ath-thaharah
[10] HR. Imam Muslim, 134, Kitab; Al-iman

Sumber :
1.     Al-quran ,
2.     Kitab Hadist Rasulullah,
3.     Kitab Tafsir Ibnu Katsir,
4.     Kitab Minhajul Muslim, Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairy,
5.     Https://almanhaj.or.id/5609-arti-shalat-bagi-sorang-muslim.html.



Sabtu, 16 Maret 2019

Kewajiban dan Keutamaan Puasa Ramadhan



KEWAJIBAN DAN KEUTAMAAN PUASA RAMADHAN

Assalamualaikum kawan tinta peradaban, kali ini tinta peradaban akan mengulas tentang materi yang sangat menarik yaitu Puasa Ramadahan. Sangat sering kita dengar memang untuk materi satu ini, namun disini tinta peradaban akan mengulas lebih rinci terkait kewajiban dan keutamaan nya terlebih dahulu. Silahkan disimak kawan tinta peradaban.

Puasa dalam kaidah bahasa di sebut juga “menahan” yang kemudian puasa bisa diartikan suatu ibadah untuk menahan diri kita dari apa-apa yang membatalkan nya dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Bagi seorang muslim ibadah puasa sudah tidak asing lagi karena puasa merupakan suatu ibadah yang sangat banyak perintah dan anjuran nya baik dalam dalam Al-quran ataupun dalam hadist bahkan salah satu dari Rukun Iman. Mari kita simak ayat dan hadist sebagai berikut :

يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ أَيَّامًا مَعْدُوْدَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيْضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهُ فِدْيَةُ طَعَامٌ مِسْكِيْنٌ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تـَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ َتــعْلَمُوْنَ    شَهْرُ مَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتِ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمْ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كاَنَ مَرِيْضًا أَوْ علَىَ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَياَّمٍ أُخَرَ يُرِيْدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتــكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوْا اللهَ علَىَ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya :
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui.  (beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS al-Baqoroh : 183-185)

Faidah ayat diatas menurut Syekh M. Jamil Zainu dalam kitab Bekal – Bekal Ramadhan
1.    Puasa di wajibkan atas kaum muslim seperti Allah mewajibkan puasa kepada kaum sebelum mereka,
2.    Memperoleh tingkat orang yang bertakwa untuk orang yang berhasil menjalankan puasa,
3.    Puasa itu di hari-hari spesifik namun tak lebih dari 30 hari,
4.    Untuk orang sakit dan musafir (berpergian) boleh tidak puasa dan wajib menggantinya (qodho’),
5.    Wajib bagi mukallaf (orang yang sudah berkewajiban) yang mendapati bulan ramadhan,
6.    Syariat Allah yang samhah (toleran/lapang) dan mudah jauh dari kesukaran dan kesulitan,
7.    Mengagungkan nikmat Allah dengan bertakbir pada hari ‘ied,
Dalam penjabaran diatas kita dapat ketahui bahwa ibadah puasa ramadhan adalah kewajiban bagi setiap muslim. Oleh sebab itu maka kita harus mempersiapkan puasa ramadhan ini baik secara fisik maupun keilmuan supaya mendapat apa yang dijanjikan Allah yaitu menjadi orang – orang yang bertakwa.
Selain hukum puasa ramadhan adalah kewajiban, ternyata banyak sekali keutamaan dalam melakukan ibadah puasa ramadhan. Untuk itu perlu nya juga kita mengetahui apa saja keutamaan puasa ramadhan supaya semangat kita berpuasa lebih bulat lagi.

Keuataman Puasa Ramadhan :
1.    Pahala yang di berikan bagi orang berpuasa akan di berikan langsung oleh Allah SWT,
2.    Mendapat dua kebahagian yaitu saat berbuka dan saat bertemu rabb-Nya,
3.    Bau mulut orang berpuasa itu adalah lebih harum disisi Allah di bandingkan harum kasturi 

Dasar Hadist :



 كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ إِلى مَا شَاءَ اللَّهُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
Artinya :
”Setiap amal bani Adam dilipatgandakan, kebaikan diganjar sepuluh kali lipat yang sepadan dengannya hingga sampai seratus kali lipat, bahkan hingga sampai kepada apa yang Alloh kehendaki. Alloh Azza wa Jalla berfirman : kecuali puasa, karena se-sungguhnya puasa itu untukku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya. Ia meninggalkan syahwat dan makannya hanya karena Aku. Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, yaitu kegembiraan tatkala ia berbuka dan kegembiraan tatkala ia bertemu dengan Rabb-nya. Sungguh bau mulut seorang yang berpuasa itu adalah lebih harum di sisi Alloh dibandingkan harumnya kesturi.” [muttafaq ’alaihi].
4.    Allah akan mengampuni semua dosa-dosanya terdahulu
Dasar hadist :
Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda :
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَ احْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya :
”Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan keimanan dan ihtisab (mengharap balasan dari Alloh) maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” [Muttafaq ’alaihi].
5.    Dibuatkan pintu surga khusus bagi orang - orang yang berpuasa
Dasar Hadist :
Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda :
إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

Artinya :
”Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pintu yang disebut dengan ar-Royyan. Orang-orang yang berpuasa masuk darinya pada hari kiamat, dan tidak ada seorangpun selain mereka yang dapat memasukinya. Apabila mereka (orang-orang yang berpuasa, pent.) telah memasukinya pintu tersebut ditutup, dan tidak ada lagi seorangpun yang dapat memasukinya.” [Muttafaq ’alaihi].
6.    Amalan yang memasukkan kedalam surga
Dasar Hadist :
Dari Abi Umamah beliau berkata : Aku mendatangi Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam dan aku berkata :
مُرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ
”Tunjukkan padaku amalan yang dapat memasukkanku ke surga.”
Beliau menjawab :
عَلَيْكَ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لاَ عِدْلَ لَهُ
”berpuasalah karena tidak ada yang sepadan dengannya.”
Kemudian aku mendatangi beliau kedua kalinya, beliau tetap berkata :
عَلَيْكَ بِالصَّوْمِ
”Berpuasalah”. [Shahih, HR Ahmad].
7.    Puasa dapat menjadi syafaat di hari Akhir
Dasar hadist:
Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda :
الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَيْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ
”Puasa dan Al-Qur`an memberikan syafa’at bagi seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: Wahai Rabb, sesungguhnya aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka berilah dia syafa’at karenaku.” [Shahih, HR Ahmad dan selainnya].

Wah ternyata banyak sekali keutamaan kita ketika berpuasa oleh sebab itu mari kita sama – sama istiqomah kan ibadah puasa kita. Dan semoga saja Allah meridhoi kita untuk menjadi hamba – hamba yang bertaqwa dan dimasukkan kedalam Jannah-Nya.

Sekian penjumpaan kita kali ini dalam materi KEWAJIBAN DAN KEUTAMAAN PUASA. Terimakasih sudah menyempatkan waktu nya untuk membaca. Semoga ilmu yang kami berikan bermanfaat bagi kawan tinta peradaban dan jangan lupa share ke teman-teman yang lain.

See you next time. Wasalamualaikum wr wb

NOTE :  Jangan lupa untuk berlangganan, agar anda bisa melihat update artikel terbaru Tinta Peradaban.